Halaman

Senin, 06 Desember 2021

Antara Ruang Kolaborasi dan Rapat Koordinasi

Hari ini jadwal pertama Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil di sekolah. Alhamdulillah bisa dilaksanakan tatap muka. Walau masih terbatas, tak mengapa.

PAS dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pagi (07.15-09.30) untuk siswa perempuan. Sedangkan sesi siang (10.00-12.15) untuk siswa laki-laki.

Beberapa kabar mendadak dan mengejutkan saya dapatkan hari ini. Pertama terkait gupres (guru berprestasi), kedua terkait persiapan acara MGMP IPA, ketiga terkait Pengajar Praktik (PP) yang menjadi kepala sekolah, serta persiapan Lokakarya 4.

Senin, 08 November 2021

Bahagia Itu Sederhana

Bahagia itu sederhana. Sesederhana menikmati pagi dengan berjalan kaki bersama teman-teman sesama Pengajar Praktik (PP).

Menikmati pagi di Malioboro

Bahagia itu sederhana. Sesederhana menikmati santapan pagi dengan sate dan potongan kupat di pinggir Jalan Malioboro.

Sarapan pagi

Bahagia itu sederhana. Sesederhana para wanita yang senang berjalan di pasar walau sekedar untuk sight seeing atau berbelanja. Hehe.

Ya. Bahagia itu memang sederhana. Karena kitalah yang memilih untuk bahagia atau bermuram durja.

Minggu, 07 November 2021

First Time-nya Naik Kereta Jarak Jauh

Jika bukan karena harus ikut penyegaran pengajar praktik (PP) program pendidikan guru penggerak (PGP), mungkin saya tak kan naik kereta.

Semula kegiatan ini dikabarkan berlangsung di Jakarta. Namun ternyata surat undangan menyatakan kami (PP) harus pergi ke Yogyakarta.

Sabtu, 06 November 2021

Loka 3 dan Closing Ceremony Kelas WIMP

Hari ini alhamdulillah saya bisa melaksanakan 2 kegiatan. Lokakarya 3 Program Pendidikan Guru Penggerak dan Closing Ceremony Kelas Writing Is My Passion Perusahaan Milik Allah (WIMP-PMA).

Sebagai pengajar praktik, sudah menjadi tugas kami untuk memandu lokakarya.

Foto bersama CGP, kepala sekolah dan pengawas (dokpri)

Di Loka 3 PGP, kepala sekolah/guru senior dan pengawas juga dilibatkan. Calon Guru Penggerak (CGP) belajar bagaimana membuat visi, misi dan program sekolah yang berdampak pada murid.

Kepala sekolah, guru senior maupun pengawas berkolaborasi dan bekerja sama dengan CGP dalam sesi diskusi.

Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana.

Jumat, 29 Oktober 2021

Melewati Titik Jenuh : Life is Like an Iceberg

Dalam kimia, titik jenuh adalah istilah dimana jumlah zat terlarut sudah mencapai maksimum untuk dapat larut. Sedikiiiit saja ditambah lagi zat terlarutnya, niscaya akan terbentuk endapan. Alias tak kan larut lagi.

Pernah membuat teh manis? Jika menambahkan setengah sendok gula ke dalam air, gula tersebut mungkin masih dapat larut. Tapi ... cobalah untuk terus menerus menambahkan gula.

Apa yang terjadi? Suatu saat, gula yang ditambahkan pasti tak akan bisa larut lagi. Larutannya sudah jenuh. Melewati titik jenuh.

Rabu, 27 Oktober 2021

Berprasangka Baik

Allah itu baik. Selalu baik. Maha baik. Itulah yang selalu saya ingat dalam hidup. Bahwa apa pun yang kita dapatkan adalah baik menurut-Nya.

Mangga ~ rizki datang dari arah yang tak disangka-sangka (dokpri)

Sering, ketika ingin sesuatu, segera Allah kabulkan. Pernah ... saat ingin makan ikan laut, ternyata ada murid atau guru lain yang memberi. Ketika ingin buah namun tak sempat membeli, Allah berikan melalui tangan hamba-hamba-Nya yang lain. Sungguh ... rizki datang dari arah yang tak disangka-sangka.

Tentu, masih banyak cerita yang senada seirama. Allah sesuai sangkaan hamba-Nya. Hadits riwayat Ahmad tersebut pun tampaknya berlaku untuk kasus-kasus ini.

Jumat, 22 Oktober 2021

Pelukan Fatih

Saat lelah, terkadang wanita akan menangis. Meski saya sudah jarang menangis, rasanya kangen juga mengeluarkan air mata. Biasanya akan lebih lega.

Namun, yang tak kan terlupa adalah ketika dua hari lalu saya menangis. Fatih (anak saya yang hampir 2 tahun) mencoba menghibur saya. 

Ia bertanya banyak hal, memanggil nama saya kemudian menunjukkan permainannya dengan mobil-mobilan. 

Hal yang paling membuat saya terharu sekaligus bahagia adalah ketika ia mendekat dan memeluk saya. Usai melepas pelukannya, ia lalu melihat saya dan berkata,

"Nggak apa-apa ...."

Tentu saya tersenyum. Ia mengingatkan saya bahwa semua akan baik-baik saja. Masih ada Allah Yang Maha Baik. Yang Maha Pengasih dan tak pernah pilih kasih. Yang Maha Penyayang dan sayangnya tak terbilang.

Ya Allah Ya Rahmaan Ya Rahiim ...

Terima kasih telah menghadirkan Fatih.

Jumat, 08 Oktober 2021

Perjalanan Menuju ASN

Ketika mengawali profesi sebagai guru, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) belum menjadi target dalam karir saya. 

Saat itu saya hanya berpikir untuk mengajar saja, apa pun statusnya. Jika ada tes CPNS ya ikut. Kalau lulus alhamdulillah. Jika belum lulus pun tak mengapa.

Hingga akhirnya Yang Maha Mengetahui menunjukkan bahwa ada beberapa keuntungan bila menjadi guru dengan status ASN. Salah satunya berkaitan dengan pengembangan diri.

Selasa, 05 Oktober 2021

Grand Opening WIMP dan Rapat MGMP

Hari ini (5/10/2021) dua kegiatan telah saya lalui. Pertama, grand opening kelas menulis Writing is My Passion (WIMP) dan yang kedua adalah rapat pengurus MGMP IPA SMP Kabupaten Subang. 

Created by Mas Eko

Sambil mengecek kelengkapan administrasi untuk supervisi, saya bersiap masuk ke ruang maya ....

Kamis, 16 September 2021

Turunkan Passing Grade PPPK

Masih dalam edisi seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), hari ini banyak sekali diskusi di antara para guru honorer.

Salah satu hal yang masih saja ramai diperbincangkan adalah terkait kelulusan peserta. Sejak awal, para peserta tes P3K (fungsional guru) banyak yang belum mencapai passing grade kompetensi teknis.

Kompetensi teknis ini terdiri dari soal-soal profesional (sesuai mata pelajaran/bidang) serta pedagogik. Dari pelaksanaan, banyak yang mengeluhkan tingkat kesulitan soal dan tingginya passing grade.

Senin, 13 September 2021

Doa-doa yang Tersembunyi (Pengalaman Tes PPPK)

"Mohon untuk yang ikut P3K = Bangunlah di 3/4 malam --berwudlu lah ---- sujud ( shalat ) --- munajat ---- disarankan untuk shalat Hajat. pahami !!!!! Allah akan memberikan sesuatu yang Ia inginkan bukan yang kita inginkan. Ud’uunii Astajib Lakum + fa-inni qoribun ujibu da’watad-da’i idzaa da’ani (Maka sesungguhnya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa) mudah2an bermanfaat. Aamiiin." 
(Pesan dari Kepala SMPN 1 Cipeundeuy Subang, Drs. H. Herman Pramudjo, M.MPd. pada tanggal 12 September 2021)

Jadwal yang Berubah dan Swab

Hari ini (Senin, 13 September 2021), saya mengikuti tes seleksi PPPK Guru. Bertempat di SMKN 1 Pusakanagara, saya terjadwal di sesi 1. Sungguh pengalaman luar biasa karena jadwal tes masih saja berubah hingga H-2. 

Mulanya saya termasuk peserta di sesi 2. Kemudian hampir tengah malam pada tanggal 11 September 2021, ternyata jadwal saya berubah ke sesi 1 di hari yang sama (13 September 2021).

Minggu, 05 September 2021

Memahami Program Guru Penggerak

Menjadi Pengajar Praktik (PP) dalam program Pendidikan Guru Penggerak (PGP) adalah sebuah pilihan. Walau fokus program ini adalah membentuk Guru Penggerak (GP), namun di dalamnya terdapat Tim Pendukung. 

Tim pendukung PGP terdiri dari fasilitator dan pengajar praktik (PP sering juga disebut pendamping GP). Lalu, seperti apa bedanya?

Guru Penggerak

Proses menjadi Guru Penggerak tidaklah mudah. Dimulai dengan seleksi administrasi, tes bakat skolastik, praktik mengajar dan wawancara, para guru yang dinyatakan lulus seleksi tersebut baru mendapat predikat “Calon Guru Penggerak (CGP)”.

Kamis, 05 Agustus 2021

Lomba Video Sains Nyentrik PPPPTK IPA

Hayooo ... siapa yang seneng bikin video? Atau suka dengan sains? Yuk ikutan lomba membuat video dari PPPPTK IPA berikut.

Tema : Sains NyenTrik (Menyenangkan dan Menarik)

Penyelenggara : PPPPTK IPA Kemendikbud ristek

Deadline pengumpulan karya : 16 Agustus 2021

Senin, 02 Agustus 2021

Need an Alarm

Twice. Dua kali sudah saya absen gmeet dengan Pengajar Praktik (PP) Subang. 

Bukan pertemuan resmi memang, karena judulnya pun "Kangen Daring PP 3 Subang". Tapi rasanya tuh ya, kayak gak masuk sekolah aja. Nggak tenang gitu.

Sabtu, 31 Juli 2021

Link Resume Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gel. 19 & 20

Pada hari Jumat, 30 Juli 2021 saya mendapat amanah untuk menjadi narasumber di Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gel. 19 dan 20.

Tema pertemuan ke-9 tersebut adalah "Mengatasi Writer's Block". Beberapa slide sederhana yang saya siapkan adalah sebagai berikut :

Tantangan untuk Peserta Pelatihan Menulis PGRI Gel. 19 & 20

Jumat, 30 Juli 2021, saya mendapat amanah untuk menjadi narasumber di Pelatihan Belajar Menulis PGRI untuk Gelombang 19 dan 20. 

Berdasarkan rapat evaluasi dan persiapan kelas baru Tim Solid Omjay, kami memang memutuskan untuk fokus hanya di dua gelombang ini saja (sebelumnya materi akan dibagikan pula ke gelombang-gelombang terdahulu).

Dari awal pembukaan dan pertemuan-pertemuan sebelumnya, antusias peserta memang sudah sangat terasa. Auranya sungguh berbeda. Oleh karena itu, saya berpikir bahwa sebuah tantangan menulis akan cocok diberikan pada anggota grup kali ini.

Rabu, 28 Juli 2021

Cara Membuat Channel Telegram untuk Pembelajaran

Channel Telegram memiliki beberapa keunggulan jika digunakan untuk pembelajaran, seperti yang tertera pada gambar berikut :

Lalu, bagaimana cara membuat channel, mengaktifkan fitur komentar, membuat polling/kuis, serta melakukan obrolan suara/video? 

Kamis, 22 Juli 2021

3 Langkah Agar Tak Buar

Ketika hidup masih sendiri, apa-apa yang diinginkan bisa segera dipenuhi. Masa kuliah (sekitar 10-11 tahun lalu) sekali makan habis 70 ribu pun pernah dilakoni. Itu belum termasuk harga minuman. 

Ya, saya memang suka "jajan". Meski bukan maniak juga. Hehe. Sudah bisa mendapat uang sendiri saat kuliah memang menyenangkan.

Kini saat sudah berumah tangga, tentu harus bisa membedakan keinginan dan kebutuhan. Tujuannya apa lagi agar tidak buar?

Buar /bu·ar/  dalam KBBI diartikan suka menghamburkan uang; boros; royal.

Saya kini sering membuat list belanja. Biar dompet tidak jebol. Sebisa mungkin menekan keinginan membeli kebutuhan non primer.

Namun, banyaknya tempat belanja online membuat saya kadang masih kedodoran juga. Entah mengapa belanja online selalu terasa lebih murah (dengan harga sama) bila dibandingkan membeli langsung.

Saya selalu beranggapan mungkin karena saat belanja online kita tidak melihat uang secara real. Oleh karena itu merasa selalu ada uang. Saat dompet online menipis, lihat saldo tabungan online masih ada, wah bisa tergoda juga untuk segera top up saldo.

Sejak kemarin malam hingga tadi menjelang magrib, di wilayah saya terjadi mati lampu. Gemas sekali rasanya karena saya harus upload video ke YouTube untuk Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) daring.

Tapi, di sisi lain saya rasa ada hikmahnya juga. Saya jadi tak bisa tengok-tengok toko online. Nggak bisa belanja online juga.

Sepertinya mati lampu kali ini memang mengharuskan saya untuk tidak buar lagi. Lebih bijak dalam menggunakan uang.

Hal ini mendukung program saya yang sejak sebulan lalu sudah memiliki wallet organizer. Sudah lama sebetulnya saya selalu membagi-bagi uang dalam kotak peruntukannya masing-masing. Hanya saja saya masih mengandalkan amplop. Agar lebih rapi dan praktis, saya pun membeli wallet organizer.

Selain dengan wallet organizer, saya juga menghitung persentase untuk setiap keperluan. Berapa persen untuk dana darurat, berapa persen untuk bayar tagihan (listrik, BPJS, dsb), berapa persen untuk kebutuhan pokok, dll. 

Dengan langkah terakhir, saya jadi tahu berapa maksimal yang harus saya gunakan untuk setiap keperluan termasuk membeli apa yang saya inginkan. Saya harap langkah saya ini bisa membuat saya terhindar dari sifat buar.

Bagaiamana dengan Anda? Yuk berbagi tips ....

Sabtu, 17 Juli 2021

Lulus Seleksi Tahap 3 Pengajar Praktik Program PGP

15 Juli 2021

Sebuah email masuk dari Tim Seleksi Program Guru Penggerak. Isinya seperti berikut :

Hpp

Salam Guru Penggerak!,

Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Nomor 3309/B2/GT.03.15/2021 mengenai Pengumuman Kelulusan Hasil Seleksi Tahap 3 Calon Pengajar Praktik Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3, telah ditetapkan 523 Pengajar Praktik.

Kami ucapkan selamat atas terpilihnya Bapak/Ibu yang telah dinyatakan LULUS seleksi tahap ketiga Calon Pengajar Praktik Program Guru Penggerak Angkatan 3. Kami berharap Bapak/Ibu dapat menyukseskan terlaksananya Program Guru Penggerak.

Wah, alhamdulillah saya lulus. Surat resminya bahkan bisa diunduh di sini.

Tak banyak kata yang bisa dituang. Tulisan ini adalah bentuk pengabadian jerih payah selama berbulan-bulan sebelum akhirnya dinyatakan lulus.

Ini tentu saja merupakan awal dari babak baru PGP. Selama 9 bulan ke depan, jika di wilayah saya terdapat calon pengajar praktik (CGP) maka saya akan bertugas mendampinginya.

Bismillah semoga segala sesuatunya berkah.

Kamis, 15 Juli 2021

Empat Slide Tambahan

Dalam rangka mempersiapkan diri memasuki tahun ajaran baru, saya mulai membuat berbagai perangkat pembelajaran. 

Tahun ini saya kembali dipercaya mengajar siswa-siswi kelas VII. Selain itu, saya juga diberi amanah sebagai wali kelas VII D dan menjadi seksi K7 untuk kelas VII. Lah, jadi serba tujuh. Semoga tak membuat saya harus minum bintang tujuh #eh.

Tampilan empat slide awal

Senang sekali karena di bawah pimpinan Pak Haji Herman, rapat tahun ajaran baru dilaksanakan lebih cepat. Seminggu sebelum hari pertama masuk sekolah. Hal ini memberi waktu yang cukup bagi para guru untuk menyiapkan RPP dsb.

Senin, 12 Juli 2021

Seperti Kedatangan Harimau

Rasanya ... 'mungkin' seperti kedatangan harimau di depan rumah. Mungkin juga seperti telah terkena sengatan petir dari palu milik Thor. Yang jelas saya sangat terkejut hari ini dan merasa perih di ulu hati.

Tentu saja, faktanya perih di ulu hati lebih mungkin disebabkan oleh naiknya asam lambung. Terpicu dengan stres akibat kabar yang saya terima.

Salah seorang teman yang telah lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan mengajar di sekolah swasta bercerita melalui pesan chat. Ia berkata bahwa di bagian resume portal sscasn.bkn.go.id temannya yang juga lulusan PPG, muncul "jenis sertifikasi". 

Jenis sertifikasi yang muncul di bagian resume pendaftaran calon ASN

Ia lalu bertanya apakah di bagian resume saya juga muncul keterangan itu? Teman saya khawatir karena meski ia telah lulus PPG namun tidak muncul "jenis sertifikasi" di bagian resumenya.

Sabtu, 10 Juli 2021

Saat Mulut Bekerja Lebih Cepat Daripada Otak

Lebih dari 270 km/jam. Itulah kecepatan yang bisa dicapai sel saraf saat mengirim informasi ke otak. Tapi, kondisi ini biasanya terjadi dalam keadaan tertentu saja. Misal, saat kita menyentuh air panas.

Berbicara merupakan suatu proses yang mekanismenya bisa dibilang kompleks. Tak sesederhana seperti yang tampak.

Proses bicara melibatkan aspek sensoris dan motorik. Saat kita melihat, meraba dan mendengar misalnya. Rangsangan yang diterima akan diteruskan ke otak (sensoris).

(Foto : Rancak TV)

Setelah informasi yang diterima diproses, maka otak akan memerintahkan mulut dan beberapa bagian lain yang berkaitan untuk bisa berbicara (motorik).

Jumat, 09 Juli 2021

Pengalaman Berbagi di Kelas Penulis Surabaya

Kemarin (8/7) ba'da magrib, saya mendapat pesan dari Bunda Lilis Sutikno, Kupang-NTT. Namun saya baru sempat membalas sekitar pukul 20.00 WIB.

Nama lengkap beliau adalah Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, M.H.. Namun lebih akrab disapa Bunda Lilis Sutikno. 

Saya mengenal beliau karena kami menjadi bagian dari narasumber di kelas menulis PGRI serta di kelas Menulis Bersama Pak Naff.

Percakapan akhirnya dilanjutkan pagi ini. Beliau meminta saya untuk bersedekah mengajar di kelas Penulis Surabaya. Masya Allah .... Tentu saja saya mau!

Beliau lalu memberi saya gambaran terkait Kelas Penulis Surabaya. 

Kamis, 08 Juli 2021

Lomba Cipta Puisi Tema "Pendidikan dan Kemerdekaan"

Kemarin saya mendapat pesan chat dari admin Seleksi Nasional Cipta Puisi. Isinya tentu saja informasi lomba puisi. 

Hehe, berhubung belum jago berpuisi, saya share saja deh infonya di blog. Barangkali Bapak/Ibu ada yang berminat ....

Lomba ini diadakan oleh Forum Indonesia Menulis dalam rangka 76 tahun Indonesia Merdeka. Berikut adalah keterangan lebih lengkapnya ...

3, 4 dan 5

Layaknya sebuah siklus yang berulang. Pembekalan Calon Pengajar Praktik Angkatan 3 Gelombang 2 Tahap 2 yang saya ikuti tak pernah jauh dari angka 3, 4 dan 5.

Pada tahap ini, peserta lebih sering belajar dalam kelompok. Terkadang dibuat 3 kelompok, di waktu lain 4 kelompok, dan terakhir ... di sesi simulasi kami dibagi menjadi 5 kelompok.

Tiada hari tanpa belajar dalam kelompok. 10 modul yang seyogyanya dipelajari 9 bulan oleh Calon Guru Penggerak, harus mampu dipahami dalam waktu 5 hari saja oleh kami, Calon Pengajar Praktik. Wow!

Sebagaimana angka 3, 4 dan 5 yang selalu menghiasi hari-hari saya selama pembekalan tahap 2, demikian pula dengan tulisan saya kali ini. 

Cukuplah kiranya saya akhiri di paragraf kelima. Semoga tetap bermanfaat dan menginspirasi. Salam #KamisMenulis



Minggu, 04 Juli 2021

Ketika Kita Harus "Sombong"

Terkadang saya merasa aneh dan malu harus teriak-teriak menunjukan diri saya sendiri yang mungkin tidak terlihat seperti itu pada kenyataannya. Namun beginilah hidup, kadang kita dipaksa untuk mengatakan "ini dan beginilah saya ...."

Demikian kalimat pembuka yang disampaikan oleh Dadan Hermawan, salah satu kontestan ASN Inspiratif asal Subang.

Dalam pesan singkat melalui grup WhatsApp tersebut, ia lanjutkan menulis, "Agar jagat kompetisi terasa hangat, izinkan saya memperkenalkan hal kecil yang saya miliki dan kerjakan 🙏"

Saat membaca kalimat tersebut, saya hanya tersenyum karena saya merasakan beliau menulis dengan kerendahan hati yang tulus. Bukankah apa yang disampaikan dari hati akan sampai ke hati pula?

Sabtu, 03 Juli 2021

Batu Loncatan

"Bukan karena saya yang hebat. Namun, karena pertolongan Allah yang Maha Baik." 
(M. Latief)

Wah, mendapat jawaban seperti itu sungguh menampar hati saya! Bagaimana tidak? Terkadang, perasaan telah menjadi manusia 'hebat' terselip di relung hati. Entah sebagai wujud apresiasi diri atau justru ... benih kesombongan. Astaghfirullah.

M. Latief ini adalah adik kelas saya ketika zaman SMP dulu. Kami sama-sama aktif di Pramuka dan OSIS. Anaknya baik, ramah, dan supel. Lama tak jumpa dan bertukar kabar, sebuah grup WA alumni mempertemukan kami lagi.

Jumat, 02 Juli 2021

Lomba Puisi dan Cerpen Juli 2021

Ayo siapa yang seneng bikin puisi dan cerpen? Yuk ikutan lomba cipta puisi dan cerpen GRATIS yang diselenggarakan oleh FPBS UPI yang bekerja sama dengan DKM Masjid Al-Furqon, dan UPI Press.

Tema : "Semangat Berbagi di Masa Pandemi"

Senin, 28 Juni 2021

Setitik Renungan Kematian

Hari ini (27/6), dua kabar duka saya terima. Keduanya memiliki hubungan kekerabatan dengan anak didik saya.

Yang pertama (Endah) kehilangan adiknya (sepertinya seusia dengan Fatih - anak saya). Satu lagi (Suci) kehilangan ibunya. Innalilahi wa inna ilaihi rooji'uun.

Ibu Endah mengabari pada saya bahwa anaknya yang bungsu telah berpulang. Semalam, pukul 23.00 WIB. Sungguh, saya pun begitu terpukul mendengar kabar tersebut.

Kabar mengenai meninggalnya ibunda Suci saya dapatkan dari bibi Suci. Beliau mengirim pesan dengan menggunakan nomor ibu Suci.

Quote kematian

Kiranya kedua kabar tersebut mengingatkan saya akan kematian. Bahwa perjalanan kita menuju kematian tak pernah "libur". Lalu, apa yang telah saya siapkan?

Saya bukanlah orang yang memegang tiket emas menuju surga. Pun tak juga seperti para sahabat yang dijanjikan surga. Tapi, diri ini masih saja lalai.

Saat saya menulis artikel ini, berita kematian ketiga saya dapatkan. Kali ini tetangga yang meninggal.

Ya Allah, jadikan kami termasuk orang-orang yang merindukan berjumpa dengan-Mu.

Sabtu, 19 Juni 2021

KSN, Berita Duka dan Undangan Pembekalan CPP

Kompetisi Sains Nasional

Hari ini, tiga siswa SMPN 1 Cipeundeuy mengikuti seleksi awal Kompetisi Sains Nasional (KSN) tingkat kabupaten. Hal ini sesuai petunjuk pelaksanaan (juklak) yang telah diberikan oleh Dinas Pendidikan Kab. Subang Bidang Kesiswaan Seksi Peserta Didik dan Pendidikan Karakter. 

Sebelum KSN dimulai. Dari kanan : Tasya (KSN IPA), Fatha (KSN Matematika) dan Kania (KSN IPS)

Dalam juklak tersebut juga ada petunjuk mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN). 

Trauma Masa Kecil


Sebagai seorang ibu yang bekerja, tentu dalam keseharian ada masa ketika saya harus fokus pada pekerjaan. Hal tersebut membuat saya kadang bersikap sedikit ‘abai’ terhadap anak. Bukan karena ingin tentu saja.

Misal, ketika sedang mengupload nilai rapot yang hanya bisa dilakukan di sekolah (karena harus tersambung ke server). Jika Fatih (anak saya yang baru memasuki usia 19 bulan) kemudian memanggil-manggil saya, saya kadang hanya menjawab “Iya .…” 

Walau menjawab panggilannya, namun saya tidak langsung menghampiri Fatih karena masih harus mengklik ini itu di laptop. Bagi saya, ini sudah merupakan sikap abai terhadap anak.

Jumat, 18 Juni 2021

Asam Urat!

Hasil check up hari ini (dokpri)

6,3 dari maksimal 5,2 untuk wanita. Waduh, saya kena asam urat!

Kaget tak kaget sebetulnya setelah mengetahui hasil cek asam urat tersebut. Belakangan ini saya memang sering merasa pegal di bagian kaki. Ternyata firasat saya benar, kadar asam uratnya tinggi.

Selasa, 15 Juni 2021

Doa untuk Bunda Literasi Subang

Belakangan ini, kasus positif Covid-19 kembali meningkat. Sahabat dan rekan guru pun ada yang positif. Sahabat dari orang tua saya bahkan ada yang sampai meninggal dunia. Innalilahi wa inna ilaihi rooji'uun.

Malam ini, di sela diskusi bersama teman-teman Lagerunal (Cakrawala Blogger Guru Nasional), saya mendapat kabar dari saudara sepupu. Kabar tersebut terangkum dalam flyer berikut :

(Sumber : a Dindin)

Dalam selebaran tersebut, Bupati Subang H. Ruhimat mengabarkan bahwa istrinya, Ibu Yoyoh Sopiah Ruhimat, dinyatakan positif Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri.

Syukurlah hasil PCR pak bupati negatif. Beliau lantas mengimbau khususnya kepada warga Subang untuk tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan.

Bunda ... semoga lekas sembuh ya. Doa kami untuk Bunda. Syafakillah.

Senin, 14 Juni 2021

Pemburu Kelinci

5 Juni 2021, suami saya membeli 2 ekor kelinci mungil. Satu ekor berwarna putih dengan mata merah, satu lagi berwarna coklat.

Fatih saat melihat kelinci putih dan coklat 

Ia membeli 2 kelinci tersebut agar kelinci besar milik kami memiliki teman. Sebelumnya seorang teman memberikan seekor kelinci besar yang sudah tua. Tak ada yang merawat, katanya.

Di tempat kami tinggal, suami saya sudah memelihara ayam. Karena sering mengais tanah, maka hampir tak ada rumput yang tumbuh di halaman samping rumah. Oleh karena itu, kelinci besar kami titip di rumah mamah.

Sabtu, 12 Juni 2021

Webinar PPPK bersama Bu Salamah

Sumber : Omjay (PGRI)

Sejak flyer Webinar APKS PGRI tentang Bedah Tuntas PPPK (Sistem Pendaftaran, Sistem Tes, dan Bedah Kisi-kisi Soal), saya sudah memasang alarm dalam pikiran saya agar jangan sampai terlewat.

Kamis, 10 Juni 2021

Satu Cup Kopi @janjijiwa

Sebetulnya saya bukan penikmat kopi. Sesekali saja saya menikmati kopi. Jika bukan kopi herbal, ya saya konsumsi kopi yang umum dijumpai di pasaran. Capcin (cappucino cincau) misalnya yang sempat populer beberapa tahun silam.

"Terima kasih sudah melakukan yang terbaik setiap hari. Kamu hebat!" (Quote motivasi @janjijiwa - dokpri)

Saya terkadang heran terhadap suami atau teman yang jika disuguhi kopi akan meminumnya sedikit demi sedikit. Menyeruput sambil menikmati setiap tegukan kopinya (mungkin bisa Anda tulis alasannya di kolom komentar? Hehe). Tak jarang, kopi yang asalnya panas menjadi dingin karena tegukan-tegukan kecil itu.

Rabu, 09 Juni 2021

Upload Nilai e-Rapot

Menilai peserta didik adalah salah satu tugas seorang guru. Mulai dari nilai harian maupun ujian, baik nilai pengetahuan, keterampilan maupun sikap.

Hari ini, setelah lebih dari 24 jam mengolah nilai, akhirnya saya bisa mengunggah nilai anak-anak ke sistem e-rapot.

Tak hanya nilai per Kompetensi Dasar (KD), nilai PTS (Penilaian Tengah Semester), PAS (Penilaian Akhir Semester), nilai keterampilan, nilai sosial dan nilai spiritual pun harus diinput. 

Selasa, 08 Juni 2021

Akhirnya Vaksin Juga

Hari ini saya sudah di vaksin. Yeay!

Setelah sempat di tolak di awal Mei, serta minggu lalu tak jadi vaksin karena badan kurang fit, alhamdulillah hari ini target tercapai.

Saya merupakan penyintas Covid-19. Oleh karena itu, ketika pertama kali datang ke Puskesmas Cipeundeuy, Subang, saya tak lolos skrining. 

Senin, 07 Juni 2021

Ketika Lelah Mencapai Titik Jenuh

Melarutkan gula (source : Chanel YouTube Boss Awe) 

Dalam kimia, jika berbicara tentang titik jenuh pada suhu tertentu, maka itu adalah kondisi dimana zat terlarut berada di titik kesetimbangan dengan larutannya. 

Pada larutan jenuh, zat terlarut sudah berada pada jumlah maksimal yang mampu ditampung untuk dapat larut. Sedikiiiit saja ditambah lagi zat terlarut, maka zat tersebut akan tampak. Tak larut lagi.

Bayangkan Anda sedang membuat teh manis hangat. Saat Anda menambahkan satu sendok teh gula, mungkin gula masih dapat larut sempurna. Itu merupakan contoh larutan tak jenuh (belum jenuh).

Minggu, 06 Juni 2021

Tikus Penyelam

Tikus Penyelam (Sumber urnow.richmond.edu)

(Ini fakta, bukan hoax 😁)

Siang ini ketika masuk ke kamar mandi, sesosok makhluk kecil sukses mengejutkan saya. Tikus!

Rambutnya sudah basah kuyup. Sementara kaki depan dan belakang terus bergerak bak perenang tangguh. Ia telah tercebur ke dalam bak biru.

Entah bagaimana mulanya, yang jelas saya ingin segera mengusir si tikus. Sempat terpikir membawa kucing, tapi air dalam bak masih cukup tinggi. Maka saya akhirnya membawa kantung plastik.

Sabtu, 05 Juni 2021

Tangan Dingin di Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Twibbonnya diwakili Fatih saja 😁

Sebetulnya saya tipikal orang yang kurang bisa bercocok tanam. Hee, kalau ikut kata mitos sepertinya saya tidak punya "tangan dingin" sehingga apa-apa yang saya tanam akan mati. 😁

Saya pernah coba mencangkok, menanam dari biji, menanam pohon, haha ... tapi mungkin karena kurang telaten juga ya merawatnya sehingga tidak sesubur milik teman-teman pecinta tanaman.

Saat pandemi dan rekan sekantor selalu membahas berbagai tanaman bunga, saya woles saja karena memang tidak memiliki minat merawat tanaman.

Jumat, 04 Juni 2021

Penyerahan Medali ODOP Challenge Lisangbihwa dan Masuk Berita

Dari kiri : Pak Tri (komite), ibu dari ananda Neni, Neni, perwakilan Fitra, me dan Pa Agus Sutopo (Wali Kelas Neni dan Fitra)

Hari ini (4 Juni 2021) sebagaimana diagendakan, SMPN 1 Cipeundeuy Subang menyerahkan medali dan piagam penghargaan ODOP Challenge Lisangbihwa kepada ananda Neni dan Fitra. ODOP (One Day One Page) Challenge adalah tantangan menulis setiap hari yang diadakan oleh komunitas Literasi Subang Bihari dan Berwibawa (Lisangbihwa).

Bekerja sama dengan dinas pendidikan, ODOP Challenge membuka kesempatan kepada siswa SMP/MTs sederajat untuk berkarya. Setiap peserta boleh membuat puisi ataupun cerpen. 

Kamis, 03 Juni 2021

Mengurus ATM Tunjangan Profesi

Sumber : 123rf.com

Di zaman yang dituntut serba cepat, adanya ATM dan internet banking tentu sangat memudahkan nasabah dalam bertransaksi. Namun, apa jadinya bila Anda tak bisa mendapat ATM dan harus pergi ke teller setiap akan bertransaksi? Simak kisahnya sebagaimana pengalaman saya berikut.

Mengurus TPG

Sejak dinyatakan lulus PPG 2020, pihak Universitas Negeri Makassar (UNM) membantu lulusan PPG-nya menerbitkan NRG. NRG adalah Nomor Registrasi Guru, yaitu nomor unik yang dimiliki guru bersertifikasi.

Rabu, 02 Juni 2021

Pembukaan Pembekalan Pengajar Praktik PGP Angkatan 3

Selasa, 2 Juni 2021 pukul 07.30 WIB saya sudah berada di sekolah. Selain ada rapat dinas, hari ini saya pun akan mengikuti Pembukaan Pembekalan Pengajar Praktik Program Guru Penggerak (PP PGP) Angkatan 3.

Sesuai jadwal, sekitar pukul 08.00 WIB Walmah Ni'maturrohmah (Pokja PGP) mulai membuka acara yang dilaksanakan melalui zoom meeting.

Bu Walmah (kiri atas), Pak Praptono (kanan atas), dan Pak Iwan (bawah) di acara pembukaan Pembekalan Pengajar Praktik Angkatan 3

Usai pembukaan oleh MC, doa bersama dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, acara dilanjutkan dengan laporan terkait pembekalan PP PGP. Laporan disampaikan dengan baik oleh Direktur Pendidikan Profesi dan Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (PPP GTK), Dr. Praptono.

Selasa, 01 Juni 2021

Undangan Pembekalan Pengajar Praktik PGP

Registrasi Pembukaan Pembekalan PP PGP Angkatan 3

Hari ini di grup Pengajar Praktik Program Guru Penggerak (PP PGP) Subang, anggota sibuk membicarakan perihal undangan pembekalan.

Sejak diumumkan lulus seleksi tahap 2, di SIMPKB memang ada pernyataan bahwa pembekalan akan dilakukan pada akhir Mei hingga pertengahan Juli. Namun, karena tidak ada tanggal pasti, seringkali kami mengecek SIMPKB atau bertanya di grup barangkali sudah ada yang mendapat info.

New Look of My Blog

1st time on June, finally jadi juga ganti tema dan header blog. Hehehe ....

Sebetulnya saya ini tipe yang senang dengan perubahan. Senang mencoba sesuatu yang baru. Termasuk dalam tema blog.

Sudah sejak lama sebetulnya saya ingin tampilan polos atas blog saya. Dengan header cantik serta sedikit perubahan tata letak pada sidebar.

Setelah berulang kali bongkar pasang, yep ... saya putuskan cukup dengan tampilan saat ini.

Hee ... sebetulnya masih ada yang ingin saya rapihkan. Label blog. Tapi, pasti butuh waktu cukup lama untuk melakukannya. Padahal saat ini sudah ada berkas ulangan semester yang harus saya periksa.

Maybe next time i'll manage it. Now, what do you think about my (blog) new look?

Senin, 31 Mei 2021

Sensory Play Memindahkan Air

Siang ini, saat Fatih minta minum saya memberinya dengan sebuah gelas. Saat Fatih selesai minum, ia tak mau jika gelasnya saya ambil.

Anak saya yang berusia 17 bulan itu kemudian berjalan ke arah meja. Lalu, Fatih menuangkan air di gelasnya ke dalam gelas kaca yang ada di atas meja. Jika selesai, ia akan mengambil gelas kaca berisi air untuk dituang kembali ke gelas miliknya.

Hehehe, sadar bahwa air bisa tumpah (dan memang sebagian sudah tumpah 😁), akhirnya saya ajak Fatih bermain di luar. Yep, bermain sensory play memindahkan air.

Minggu, 30 Mei 2021

Mengenal ADB, NGT dan Istilah Penting Lain Terkait Buah Hati

Menjadi seorang ibu, ternyata tantangannya tak mudah. Jangan tanya fase ketika mengandung dan melahirkan. Taruhan nyawa bukan isapan jempol semata.

Saya masih ingat salah satu teman saya harus rela kehilangan istrinya di malam takbiran usai melahirkan. Tak hanya ibu, buah hati yang dinanti pun masih rentan meregang nyawa.

Anak teman saya pernah mengalami dehidrasi dalam satu hari setelah dilahirkan. Syukurlah cepat terdeteksi. Jika tidak, nyawa sang bayi mungkin tak bisa diselamatkan.

Sabtu, 29 Mei 2021

First Time-nya Fatih Buka Mulut


Hari ini saya senaaaaang sekali. Pasalnya, inilah pertama kalinya (sejauh yang saya ingat) Fatih membuka mulut lebar-lebar saat makan. 

Bukan sekedar membuka seperti biasa, tapi benar-benar terbuka lebar siap menerima makan.

Entah apakah ini karena program menaikkan BB yang sedang kami jalani, atau karena cuaca yang sedang gerimis. Bukankah saat hujan seseorang biasanya mudah lapar?

Whatever, saya sungguh senang sekali. Semoga ke depannya pun akan lebih sering seperti ini. Aamiin.

Jumat, 28 Mei 2021

Investasi Buku untuk Buah Hati

Dulu, ketika masuk toko buku, tentu list belanjanya adalah buku-buku yang ingin saya baca. Kini, setelah memiliki anak, investasi saya mulai bergeser. Tak lagi untuk diri sendiri, tapi juga untuk buah hati saya.

Seperti saat ini. Saya tengah ikut pre-order dua seri buku pada dua teman saya. Satu seri Asmaul Husna sedangkan yang lainnya tentang Mahabatullah. 

9 Seri Buku Asmaul Husna by Sakeena (source #akukenalallahseriasmaulhusna)

Mengapa membeli buku saya katakan sebagai investasi? Padahal dalam KBBI, investasi diartikan sebagai penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Kamis, 27 Mei 2021

Manusia Penjaga Wudhu

Beberapa bulan terakhir ini, setelah bangun tidur, Fatih (anak saya yang berusia 17 bulan) tidak mau ditinggal. Kalau saya keluar kamar, tangisnya bisa pecah.

Sejak saat itu pula, saya lebih sering membawa Fatih ke kamar mandi. Kesempatan ini saya gunakan untuk mengenalkannya pada wudhu.

Jadi, ketika saya berwudhu, Fatih akan berdiri dan memerhatikan. Setelah itu, saya baru membantu Fatih untuk berwudhu.


Rabu, 26 Mei 2021

Gerhana Bulan Hari Ini

Saya mendapat info adanya gerhana bulan hari ini (26/05) ketika melihat status WA salah satu teman kuliah. Tak hanya memberi informasi akan terjadi gerhana bulan total, ia juga memposting tentang proses terjadinya gerhana. Well, educating.

Saya sendiri terlambat menyaksikan gerhana bulan pada saat puncaknya (18.18 WIB). Merah. Super blood moon.

Tapi saya masih sempat mengabadikan walau hanya dengan kamera hp.

Photo by me @dittawidyautami

Sebetulnya masih ingin menulis proses terjadinya gerhana serta mengapa kali ini disebut gerhana bulan yang langka. Tapi kepala saya sudah pusing sekali pemirsa (efek sedang flu).

Gerhana bulan (26/05/2021) photo by me @dittawidyautami

Jadi, silakan baca ulasan di media massa online saja ya, misalnya pada Kompas berikut (klik di sini).

I'm gonna sleep now. See ya.



Demam, Flu dan Stroke

Beberapa hari belakangan ini merasa badan sudah kurang fit. Hari ini cairan banyak yang meluncur bebas dari hidung. Resmi sudah saya terserang flu.

Suami pun sama. Malah sepertinya kondisinya tidak sebaik saya. Malam dan pagi masih menggigil. Berselimut padahal biasanya tak pernah.

Usai memandikan dan memberi makan Fatih (anak saya). Saya pun ikut bed rest di rumah orang tua yang memang tak jauh dari kami. Hanya terhalang satu rumah.

Minggu, 23 Mei 2021

Nasi Liwet, Kalkun hingga Odong-odong

Tepat ketika hari berganti, suami saya mengucapkan selamat ulang tahun. Saya yang terlalu lelah usai halal bi halal keluarga besar SMPN 1 Cipeundeuy hanya bangun sejenak. 

22 Mei saya juga menjadi narasumber Pelatihan Belajar Menulis bersama Pak Naff (MBPN). Pelatihan ini dimulai pukul 20.00-22.00 WIB.

Akhirnya, saya yang masih mengantuk hanya duduk sejenak menerima sebungkus coklat dan salam dari suami. Setelah itu, saya kembali berisitirahat.

Hari ini Fatih beraktivitas seperti biasa. Bangun menjelang subuh. Sarapan, mandi, main ke rumah Abah, main dengan kakak Banis dan bermain sendiri.

Fatih pun akhirnya terlelap. Termasuk saya. Hehe. Eh, saat bangun dan keluar rumah, ternyata kakak sedang ngaliwet. Mamah juga sudah masak ikan, sambal, dll. Wah, lengkap nikmatnya.

Jumat, 21 Mei 2021

Berenang Bersama Buah Hati

Pagi ini kakak saya mengajak Fatih (anak saya) pergi berenang. Dekat dari rumah kami, ada wahana wisata air yang cocok untuk liburan keluarga. Ulin De Situ.

Berenang adalah salah satu olahraga yang dianjurkan Rasulullah Saw.

Sejak pandemi, baru lebaran kali ini Ulin De Situ yang terletak di desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy Kab. Subang kembali beroperasi. Dengan dua kolam renang yang tidak terlalu dalam, tempat wisata ini memang cocok untuk anak-anak.

Rabu, 19 Mei 2021

Demamnya Fatih dan HBH Virtual

Selasa, 18 Mei 2021

Menjelang malam, badan Fatih sudah mulai terasa hangat. Padahal siang hari Fatih masih ceria main. Seperti saat ia dan kakak Banis pergi ke jembatan Tol Ciomas. Fatih dan kakak sempat turun dan berlari-lari di trotoar jalanan yang sepi.

Saya cek suhu badannya. 37,9 derajat Celcius. Masih tergolong demam ringan. Sepertinya karena mau tumbuh gigi. 

Volume air liur Fatih memang bertambah banyak. Selain itu, Fatih lebih sering memegang bagian mulut atau menyentuh giginya.

Kamis, 13 Mei 2021

Dipegang Fatih Semalaman

Malam takbiran kemarin, tak seperti biasa, Fatih minta ditemani. Saat mulai terlelap tidur, tangannya memegang baju saya. 

Jika saya bangun, Fatih ikut bangun sambil tetap memegang saya. Saya gerak dikit, genggaman Fatih makin erat.

Saya geser atau pindah posisi, Fatih malah menyenderkan kepalanya ke perut saya sehingga saya tak bisa gerak.


Hehe, Masya Allah ... Ada apa, Nak? Nyampe Ami mau makan, Fatih bela-belain ikut bangun dulu. Digendong selama Ami ngambil makanan. Tidur di pangkuan saat Ami makan. Pokoknya Fatih selalu nempel ke Ami 😄

Saat Fatih benar-benar terlelap, saya sempat bangun dan menyetrika baju untuk digunakan saat lebaran. Tapi ternyata tak bisa lama. Karena Fatih bangun dan menangis keras. Ia berhenti menangis saat saya kembali ke kamar dan menemaninya tidur 😁

Duh duh ... sayangnya Ami ... 😘😘😘
I'll remember it dear. Bcuz it's really something ❤️

Rabu, 12 Mei 2021

Mudik Nggak Mudik : Fenomena Lebaran 2021

Dalam rangka mencegah penyebaran covid-19, pemerintah mengeluarkan aturan terkait larangan mudik di tahun ini.

Kondisi Jalan Pantura Patokbeusi (Perbatasan Subang-Karawang) pada Selasa (11/5) dini hari. Sumber : IG @exploresubang

Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, ada pembatasan bagi yang akan melaksanakan mudik. SE tentang Peniadaan Mudik pada bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah ini berlaku selama 6-17 Mei 2021.

Kamis, 06 Mei 2021

Gagal Vaksin

Pagi ini, saya dan suami sudah bersiap untuk mengikuti vaksin Covid-19 di Puskesmas Cipeundeuy. Beberapa teman ada yang sudah divaksin terlebih dahulu. Sementara saya baru berangkat hari ini.

Bukan karena abai. Namun, karena saya dan suami adalah penyintas Covid-19, maka kami harus menunggu selama 3 bulan setelah dinyatakan negatif. 

4 Februari 2020 hasil swab kami sudah negatif. Karena hari ini tanggal 6 Mei, maka sudah 3 bulan berlalu. Mungkin sudah bisa divaksin, pikir saya.


Senin, 03 Mei 2021

Penghargaan Kadisdikbud Kab Subang 2021

"Setiap torehan aksi dan karya, alam semesta akan mencatatnya. Bila ada buah yang hinggap di tangan, itulah kasih sayang Allah kepada kita. Bergerak, berkarya dan bermanfaat." (Mr. Bams)

Prestasi. KBBI mengartikan kata ini dengan hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan, dan sebagainya).

Namun, setiap mendengar kata ini, yang terbayang pertama kali dalam pikiran adalah yang berkaitan dengan pemenang lomba, kompetisi, challenge, dsb.

Foto Tenaga Pendidik dan Kependidikan Berprestasi Kab. Subang bersama Sekda, Kadisdik, Korwil, dan wakil Bank BJB.

* * *

Dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional 2021, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  (Disdikbud) Kabupaten Subang mengadakan acara untuk memperingatinya.

Sabtu, 01 Mei 2021

Membuat Resensi Yang Kritis Itu ....

Sudah hampir dua bulan ini, saya ikut kelas resensi buku via WA yang diadakan oleh Tim Jendela Puspita. Ini sebetulnya merupakan kelas eksklusif, lanjutan dari kegiatan sebelumnya yang membahas teknik menulis resensi.

Kata resensi mungkin sudah tidak asing lagi bagi sebagian kita. Namun, Doddi Ahmad Fauji, narasumber pelatihan ini menginginkan kelas yang berbeda dalam meresensi sebuah karya.

Pengalamannya sebagai wartawan dan editor membawa para peserta belajar membuat resensi yang lebih kritis.

Ia bahkan sering mengajak peserta untuk berdiskusi dalam forum. Mengizinkan peserta bertanya dan menjawab sesuai pemahamannya selama ini terkait dunia literasi dan resensi.

Rabu, 28 April 2021

Menikmati Sate Ceker dan Ladu

Sate Ceker Cijoged

Bermula dari keanggotaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) pada Pemilu 2019, saya jadi suka sate ceker. Bukan sate ceker biasa, yang ini cekernya empuk! Bisa disebut ceker tulang lunak kali, ya. Hehe.

Eka, teman sesama PPK pernah membawa sebungkus sate ceker untuk "camilan" kami saat piket. Eeeh, ternyata enak juga ngemil sate ceker. Sejak itu, satu dua kali kami membeli sate ceker untuk sekedar menjejal perut ketika bertugas.

Meski mengandung banyak kolesterol (itulah mengapa sebaiknya jangan terlalu sering makan ceker ayam), tapi ada nutrisi penting lain loh yang bagus untuk kesehatan.

Pesanan dari Palu, SulTeng

Senin, 26 April 2021 saya posting kegiatan saya saat menjadi narasumber di Pelatihan Belajar Menulis PGRI-KSGN Gelombang ke-18.

Eh, ada pesan menunggu ternyata. Salah satunya dari Bu Emi Indra. 

"Assalamualaikum Neng Ditta. Saya mau pesan buku karyanya. Terima kasih"

Wah, tentu saya senang. Baru saja dua buku terbang ke Sumbar, sekarang sudah ada yang mau pesan lagi 🥰


Selasa, 27 April 2021

Perbedaan Otak Anak Laki-laki dan Perempuan

Siang ini saya menyimak IGTV @sahabat.parenting tentang Perbedaan Otak Anak Laki-laki dan Anak Perempuan. dr. Aisah Dahlan yang jadi pembicaranya.

Beliau menuturkan beberapa perbedaan otak anak laki-laki dan perempuan antara lain sebagaimana berikut :

Yang pertama berkembang di otak anak laki-laki adalah otak kanan (pusat kreativitas, seni) sedangkan di anak perempuan, otak kiri (logika, bahasa, matematika) dan kanan berkembang beriringan.

Inilah mengapa jika anak laki-laki berusia 3 tahun belum bisa membaca masih dikatakan wajar. Bagi anak laki-laki, sesuai perkembangan otaknya maka bermain baginya sama dengan belajar.

Senin, 26 April 2021

2 Kejutan dari Sumbar

Ahad, 25 April 2021

Saya mendapat kejutan dari dua orang, Pak Naff dan Bu Weni. Keduanya berasal dari Sumatera Barat (Sumbar).

Kabar pertama datang dari Pak Nafrizal. Beliau ini salah satu peserta Pelatihan Belajar Menulis PGRI KSGN Gelombang 4. Saat ini beliau sedang mengajak beberapa orang untuk menjadi narasumber pelatihan menulis.

Yap, Pak Naff membuat pelatihan menulis untuk para guru di Sumbar dan sekitarnya gratis melalui WA grup. Wah, tentu saya menyambut baik ajakan Pak Naff ini. 

Minggu, 25 April 2021

Link Resume G.18 Pelatihan Belajar Menulis

 


List Pengumpulan Resume Pertemuan 9

1. Maesaroh https://maydearly.blogspot.com/2021/04/menggali-mental-dan-naluri-seorang.html

2. Asnati https://myasnati.blogspot.com/2021/04/mental-dan-naluri-penulis.html

3. Laily Safura https://laisaspirit.blogspot.com/2021/04/keselarasan-antara-teknik-mental-dan.html

4. Siti Zuhraeni http://rhenydeje.blogspot.com/2021/04/membangun-mental-penulis.html

Cara Daftar dan Posting Tulisan di Web YPTD

Bermula dari pertanyaan teman-teman terkait bagaimana caranya agar bisa posting di blog Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD), berikut saya coba uraikan caranya. 

Membuat Akun

Untuk bisa menerbitkan buku secara gratis di YPTD, salah satu syaratnya adalah penulis harus posting tulisan di blog YPTD. Lalu, bagaimana caranya agar bisa posting di blog tersebut?

Langkah pertama yang harus dilakukan tentu dengan membuat akun atau Daftar ID. Berikut adalah langkah-langkah membuat akun di blog YPTD :

1. Kunjungi blog YPTD di laman http://terbitkanbukugratis.id

2. Pilih menu di bagian kanan atas (ada garis 3, klik)

Sabtu, 24 April 2021

Swafoto dengan Fatih

Sebulan ini jadwal saya cukup padat. Ikut seleksi calon pengajar praktik guru penggerak Kemdikbud, membimbing 2 orang siswa mengikuti challenge menulis cerpen selama 20 hari (1-20 April), menjadi narasumber di Guru Belajar Bicara (Webinar APKS PGRI), moderator dan narasumber di Pelatihan Belajar Menulis PGRI gelombang ke-18, dan 3 kali TO PPPK.

Itu belum termasuk melaksanakan PJJ, mempersiapkan soal Penilaian Akhir Tahun (PAT) dan menyelesaikan deadline menulis buku solo ke-3. Padat, alhamdulillah. Semoga semua berkah.

Semua lelah itu rasanya terbayar sudah hari ini. Ketika saya berswa foto dengan anak saya, Fatih. Ya, sudah cukup lama juga saya tidak berfoto dengannya.

Jumat, 23 April 2021

Q&A Pelatihan Belajar Menulis Gelombang 18

Q&A Pelatihan Belajar Menulis Gelombang ke-18

Jumat, 23 April 2021

Pertemuan Ke-9

 


Tema : Mental dan Naluri Penulis

Narasumber : Ditta Widya Utami, S.Pd.Gr.

Moderator : Aam Nurhasanah, S.Pd.

 

Q1 : Syafrina_Padang

Assalamualaikum...

Bu Aam...Bu Ditta..

Saya Syafrina dari Padang..

Ingin  bertanya...

Rabu, 21 April 2021

Drama (Again) di Webinar APKS PGRI

"Dunia ini ... panggung sandiwara,

Ceritanya mudah berubah."

Well, sepertinya lagu dari Nicky Astria ini harus menjadi soundtrack webinar APKS PGRI ketika saya menjadi narasumber. Hehehe .... Mengapa? Karena telah terjadi drama (lagi) di Webinar APKS PGRI pada Kamis, 15 April 2021.

Belum juga seumur jagung setelah drama pertama (1 April 2021, kisah lengkapnya baca di sini), saya kembali mengalami hal seru di webinar kali ini.

6 April 2021. Setelah saya berbagi tulisan karena mendapat penghargaan dari Bupati Subang untuk kedua kali (baca kisahnya di sini), Omjay meminta saya menjadi pemateri Belajar Bicara PGRI (webinar APKS PGRI).