Halaman

Sabtu, 03 Juli 2021

Batu Loncatan

"Bukan karena saya yang hebat. Namun, karena pertolongan Allah yang Maha Baik." 
(M. Latief)

Wah, mendapat jawaban seperti itu sungguh menampar hati saya! Bagaimana tidak? Terkadang, perasaan telah menjadi manusia 'hebat' terselip di relung hati. Entah sebagai wujud apresiasi diri atau justru ... benih kesombongan. Astaghfirullah.

M. Latief ini adalah adik kelas saya ketika zaman SMP dulu. Kami sama-sama aktif di Pramuka dan OSIS. Anaknya baik, ramah, dan supel. Lama tak jumpa dan bertukar kabar, sebuah grup WA alumni mempertemukan kami lagi.

Sekitar 24 jam lalu, saya melihat status WA dari beberapa nomor kontak yang saya simpan. Mayan, refreshing dikit setelah berjibaku dengan modul dan tugas pembekalan yang baru saja selesai tahap 1.

Nah, status dari adik kelas saya ini sukses membuat saya terdiam membisu. Ia memosting sebuah video tiktok @gby.story yang isinya seperti berikut :

Aku mengalami masa sulitku sendirian. Sedangkan semua orang percaya bahwa aku baik-baik saja. Sedangkan saat orang lain menghadapi masa sulitnya, aku bersama di sisi mereka sebagai penguat. Tanpa mereka sadar ... bahwa sebenarnya akulah yang lebih butuh dikuatkan.

Dalam keterangannya, M. Latief menulis begini :

Cuplikan status WA M. Latief

Luar biasa! Saya langsung teringat beberapa teman yang juga penuh perjuangan semasa kuliah. Ada yang kuliah sambil jadi guru privat, ada yang menjual donat, ada juga yang ketika masa kuliah, ia jualan gorengan.

Tak sekedar untuk biaya kuliah, mereka bahkan ada yang harus membiayai keluarganya. Masya Allah .... Saya tak bisa bayangkan bagaimana jika saya yang berada di posisi mereka?

Berkaca pada kisah orang-orang sukses, mereka umumnya pernah mengalami masa-masa yang sangat sulit. Namun, mereka mampu mengubah tantangan hidup menjadi sebuah "batu loncatan" untuk melesat ke depan.

Oleh karena itu, saya membalas status WA Latief :

"Orang sukses selalu punya kisah 'heroik' nya sendiri. Proud of you 👍🏻"

Jawabannya? 

Seperti kutipan di awal tulisan ini. Subhanallah ....


Note :

Kisah ini saya tulis atas sepengetahuan dan seizin M. Latief.

42 komentar:

  1. Bimbingan dan pertolongan Allah akan sangat dirasakan bagi orang yang mau berpikir

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Mr. Semoga kita senantiasa mendapat pertolongan-Nya.

      Hapus
  2. Biasanya orang yang bekerja keras di masa lalu, merih di masa sebelumnya, akan sukses. Semoga M. Latif begitu juga. Menjadi orang sukses. Aamiin

    BalasHapus
  3. Batu loncatan ini ada dua versi lho. Satu batu yang dijadikan loncatan, tapi di situ-situ saja, tidak pindah-pindah. Satu lagi, batu loncatan untuk meloncat ke batu lain yang mungkin lebih baik. Begitulah, jadi pilih mana, tergantung masing-masing orang, hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Pak Rizky. Besarnya pun bisa berbeda untuk tiap orang ya? Bisa jadi kecil hingga mudah dilewati. Bisa jadi sangat besar hingga harus "mendaki" sebelum loncat. Tapi jika kelak kita menemukan batu loncatan, semoga kita termasuk yang kedua dari uraian Pak Rizky ya, atau seperti dalam postingan 'melesat ke depan'.

      Terima kasih Pak Rizky 🙏🏻

      Hapus
  4. Hidup penuh peejuangan, sukses selalu...aamiin yra.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin aamiin 🤲🏻
      Terima kasih Bunda. Mari semangat berjuang 👍🏻

      Hapus
  5. Temoaan masa--masa sulit emang bikin kedewasaan bernalar.

    BalasHapus
  6. Tantangan harus dihadapi dengan penuh perjuangan, kesabaran dan keyakinan Alalh pasti menolong kita. Kesuksesan itu buah kerja keras dari menghadapi tantangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. "Kesuksesan itu buah kerja keras dari menghadapi tantangan" wah mantul nih Cak.

      Sepakat juga dengan kalimat pertamanya 😊👍🏻

      Hapus
  7. Balasan
    1. Betul Omjay. Kisah M. Latief menginspirasi 👍🏻

      Hapus
  8. jawaban yang sangat menampar dan mengingat kan diri ya bu ditta.. perjuangan hidup yg tidak mudah dilalui oleh M.lathief....pelajaran berharga dr kisah ini bu..🙏

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul Bu. Kisah dan jawaban Latief sungguh bisa jadi pelajaran berharga bagi kita. Terima kasih sudah berkunjung 🙏🏻

      Hapus
  9. Tulisan Bu Ditta selalu menginspirasi...untuk meraih kesuksesan itu butuh perjuangan, harus ada usaha dan doa. Dan Allah Swt.pasti akan menjawab doa-doa kita. Kita hanya tinggal menunggu waktunya saja.Jangan lupa untuk mensyukuri apapun yang telah Allah berikan kepada kita karena Allah itu Maha Baik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waaah luar biasa Bu Yusi 👍🏻👍🏻👍🏻
      Terima kasih atas kalimat bijaknya yang begitu memotivasi 😊🙏🏻

      Hapus
  10. Kisah yg inspiratif, di tulis oleh penulis kreatif, semoga aku bisa belajar dri kisah ini. Untuk selalu bersyukur dn menjadi lebih baik lagi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin aamiin 🤲🏻
      Terima kasih Bu Raden 😊🙏🏻

      Hapus
  11. Jadi teringat kata2 mutiara " pelaut yang tangguh tidak datang dari laut yang tenang"

    Sukses dan berkah semoga menyertaimu kapanpun dan dimanapun kau berada, M latief anakku...( Izinkan memanggilmu demikian)

    BalasHapus
  12. Berbagai kesulitan di masa lalu akan memberikan pengalaman di masa mendatang sehingga tidak kaget lagi dan lebih siap jika diterpa kesulitan yang serupa bahkan yang lebih berat lagi. Setiap orang mempunyai kesulitan masing-masing dan mempunyai caranya masing-masing dalam menghadapinya. Kisah yang bisa jadi pembelajaran hidup bagi kita semua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Luar biasa .... Sepakat dengan Pak Iroen 👍🏻👍🏻👍🏻

      Hapus
  13. Bersakit sakit dahulu bersenang senang kemudian, hidup itu perjuangan harus dihadapi, hidup juga tantangan yg harus diatasi...trimakasih utk cerita yg menginspirasi bu Ditta, slm

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali sudah berkunjung dan berkomentar, Bunda 😊🙏🏻

      Hapus
  14. Setuju dengan balasannya Bu Ditta buat Mas Latief. Dan Alloh penolong kita.

    BalasHapus
  15. Betul bu, dan memang pertolongan Allah lah yang membuat seseorang itu bisa melewati masa tersulitnya dan meraih mimpinya. Saya pun masih teringat bgaimana perjuangan orang tua saya sbg seorang loper koran. Beliau ingin sekali anak2nya bisa kuliah dan sukses seperti saudara2 bapak. Ikhtiar lahir tetap dilakukan secara maksimal samai memeras keringat. Tak lupa setiap malam menumpah ruahkan segala bentuk harapan pada Nya dlm sujudnya.😭

    Semua akan terjadi atas pertolongan-Nya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Subhanallah ... kisah yang sangat menginspirasi 👍🏻👍🏻👍🏻

      Sepakat dengan Bu Latifah, Allah selalu menolong hamba-hamba-Nya. Doa, ikhtiar, tawakal ... Itulah yang akan membuat kita kuat. Insya Allah.

      Terima kasih telah berbagi pengalamannya Bu Latifah 😊🙏🏻

      Hapus
  16. Apapun kisahnya jd menarik ditangan penulis kreatif. Semoga ketangguhan M Latif juga teman2 lainnya mendapat pertolongan dan Ridho Allah. Sy jg dibesarkan Bp/Ib petani yg hrs berjuang keras spt ortu Bu Latifah Zaeni agar anak2 nya bisa kuliah dan meraih mimpi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah Ibu ....
      Mereka yang pernah mengalami sulitnya hidup dan mampu memetik hikmah selalu bisa bersikap bijaksana. Terima kasih Bu Prapti telah berbagi kisahnya 😊🙏🏻

      Hapus
  17. Ya, tak ada orang hebat tanpa pertolongan Allah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul. Semua terjadi atas izin-Nya. Bukan kita yang hebat, tapi karena Allah Yang Maha Baik 😊

      Hapus
  18. Kesuksesan bukanlah seberapa banyak lambhorgini yang dimiliki, bukan pula roll royce yang bertengger angkuh, bukan villa sebuah villa megah diatas tanah ribuan hektar, bukan pula ribuan triliun dolar di rekening bank. Melainkan sebuah proses yang panjang, yang sangat melehkan, menyakitkan dan berjuang sendiri agar bisa berdiri, lalu berjalan lalu berlari melesat kepada sebuah tujuan. Dan masih terus berjuang meskti sudah sampai tujuan. Karena kesuksesan itu tidak akan pernah berhenti berjuang. Bravo pak. Latief, teruslah berjuang karena sukses tidak pernah berhenti. Terima kasih bu DItta sudah mengangkat kisah yang sangat menginspirasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu suka dengan komentar dari Mommy Yenny 🥰🥰🥰🥰🥰

      "Karena kesuksesan itu tidak akan pernah berhenti berjuang."

      Terima kasih, Mam

      Hapus
  19. Balasan
    1. Alhamdulillah terima kasih Bu Mae 😊🙏🏻

      Hapus
  20. Saya mau ngomong ape ya, hehehe.
    Orang-orang sukses mereka yang mampu melewati berbagai macam ujian hidup.

    BalasHapus
    Balasan
    1. 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
      Terima kasih Cing Ato sudah berkenan berkunjung 🙏🏻🙏🏻🙏🏻

      Hapus
  21. Kebanggaan dan kesombongan dalam hati memiliki batas yang tipis, sering kali kebanggan terpelet menjadi kesombongan hanya karena merasa lebih baik dari orang lain

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul sekali, Pak. "Merasa lebih baik dari orang lain" adalah sebenar-benar kesombongan selain menolak kebenaran. Semoga kita terlindung dari sifat tersebut ya Pak.

      Hapus