Senin, 23 Januari 2023
QA Writer's Block KBMN Gel. 28 (lanjutan)
Jumat, 16 Desember 2022
Kejang Pertama
Kamis, 15 Des 2022 malam hari ...
Fatih demam. Tinggi.
Mengigau sepanjang malam. Tak bisa tidur.
Padahal sore masih baik baik saja, masih ceria.
Jumat pagi, suhu Fatih mencapai 39,4°C.
Makanan sulit masuk, hanya banyak minum dan sedikit makan roti dan snack.
Siang usai Jumatan, baru saja akan menyuapi Fatih makan ... Mata Fatih berputar hingga hanya putihnya saja yang terlihat.
Badannya kaku, bibirnya berubah biru. Syukur Abi sudah pulang. Segera kami bawa ke IGD RS terdekat.
Kami benar-benar panik karena ini kejang pertama Fatih. Saturasi dan denyut jantung Fatih juga tidak normal.
Di layar monitor tertera 163 untuk denyut jantung dan saturasi oksigennya kurang dari 70. Indikator di monitor berwarna merah. Saya pikir itu kondisi berbahaya.
Pihak RS akhirnya meminta kami pergi ke RS yang lebih besar. Khawatir harus masuk ICU.
Maka pergilah kami.
Di IGD yang baru, Fatih segera diberi obat penurun panas yang dimasukkan melalui anus. Setelah diambil darah dan dipasang infus serta obat pertama melalui suntikan, Fatih dipindah ke ruang rawat anak.
Kurang lebih 5 jam setelah kejadian siang tadi ... Suhu Fatih kini sudah normal. Alhamdulillah.
Jika baca di Alodokter, kejang demam ini bisa jadi karena infeksi dan masih mungkin tidak berdampak buruk pada anak.
Duhai Allah, mohon sembuhkanlah Muhammad Fatih Musyfiq ❤️
Jumat, 18 November 2022
MGMP Kalijati
Hari ini (18/11) sebagaimana telah dijadwalkan, saya mengikuti kegiatan MGMP IPA di Komisariat Kalijati. Berbagi tentang menyusun modul ajar kurikulum merdeka.
![]() |
| Kegiatan MGMP IPA Komisariat Kalijati (foto: Muttaqien) |
Sebelumnya, para pengurus telah mendapat materi yang sama dari Bu Fera, guru SMPN 1 Subang. Beliau juga merupakan seorang guru penggerak.
Tentu saya senang karena setelah sekian lama, akhirnya kegiatan MGMP di Komisariat kembali menghangat. Semoga ke depan akan semakin bermanfaat lagi.
![]() |
| Saat berbagi tentang modul ajar (foto: Muttaqien) |
Sabtu, 06 Agustus 2022
Penganugerahan dan Festival Literasi GLN Gareulis Jabar 2022
Sejak November 2020 hingga Agustus 2021, saya bersama Komunitas Literasi Subang Bihari dan Berwibawa (Lisangbihwa) Grup B mengikuti tantangan Gerakan Literasi Nasional (GLN) Gareulis Jabar.
Selain West Java Leader’s Reading Challenge (WJLRC), tantangan GLN Gareulis Jabar ini termasuk tantangan literasi terlama yang saya ikuti.
Peserta tantangan ini bisa perorangan, tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS), tim Gerakan Literasi Masyarakat (GLM), maupun tim Gerakan Literasi Keluarga (GLK).
Ada 10 tantangan yang harus dituntaskan peserta, yaitu:
- Membuat pantun (individu)
- Membuat cerpen (individu)
- Membuat Diorama Buku (minimal 3 buku yang dibaca, dibuat kelompok)
- Membuat carpon (individu)
- Membuat English story (individu)
- Membuat artikel (individu)
- Membuat best practice (kelompok)
- Membuat dongeng (individu)
- Meriview Buku yang Dibaca (dilakukan setiap bulan)
- Membuat buku (minimal 1)
Selain menuntaskan tantangan, para peserta juga wajib mengikuti webinar yang diselenggarakan oleh panitia. Syukurlah satu poin tantangan boleh diselesaikan dalam waktu satu bulan. Sehingga kami (peserta) masih bisa membagi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang lain.
Selasa, 02 Agustus 2022
Inaugurasi Guru Penggerak Angkatan 3 Kabupaten Subang
Hari ini (2/8) Komunitas Guru Penggerak (KGP) Kabupaten Subang mengadakan kegiatan inaugurasi. Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang (wabup dan sekda), kadisdikbud, sekdis beserta Panitia PGP Daerah Subang (Bidang GTK), KCD Wilayah IV, kepala sekolah, pengawas, Pengajar Praktik Angkatan 3, Guru Penggerak (GP) Angkatan 3 dan perwakilan CGP Angkatan 6 turut hadir dalam acara ini.
Kegiatan yang inisiatif dan dananya berasal dari para GP Angkatan 3 Kabupaten Subang ini mengambil tema "Bersama Guru Penggerak Sukseskan Subang Merdeka Belajar, Subang Jawara Daya".
Persembahan tari jaipong dari SMAN 3 Subang dan angklung dari SMPN 3 Pagaden menjadi pembuka acara. Kegiatan inti berlanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, sambutan-sambutan dan doa.
![]() |
| Sumber: panitia |
Minggu, 26 Juni 2022
Haru Biru Lokakarya 9 PGP Angkatan 3 Kabupaten Subang
“Ternyata menyulam hati pascalokakarya 7 itu gagal. Buktinya tak hanya hati, bahkan wajah saya pun kini banjir air mata.”
Kalimat
di atas saya ungkapkan setelah kegiatan Lokakarya 9 Pendidikan Guru Penggerak
(PGP) Angkatan 3 Kabupaten Subang selesai dilaksanakan. Sabtu, 25 Juni 2022
menjadi akhir perjalanan para Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 3. Selanjutnya
hanya tinggal menghitung hari untuk menunggu hasil pleno kelulusan. Para CGP
kemudian akan wisuda dan yang lulus pendidikan mendapat gelar “Guru Penggerak”.
![]() |
| Sesaat setelah pembukaan (foto: Egi) |
Lokakarya 9 diawali dengan sambutan oleh Dr. Agus Mulyadi, M.Pd. sebagai perwakilan dari Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat. Dilanjut dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kab. Subang, Tatang Komara, S.Pd., M.Si. yang sekaligus membuka acara.
![]() |
| Partner Room B Nalendra (foto: Arie) |
Para pengajar praktik (PP) kemudian memfasilitasi lokakarya dalam 6 kelas kecil yang tersebar di tiga hotel: Nalendra, Grant dan Lotus. Saya sendiri berpartner dengan PP-050 Yanto dan PP-061 Arie Insany di Kelas B Hotel Nalendra. Alhamdulillah para CGP masih tetap semangat menempuh pendidikan.
Sabtu, 04 Juni 2022
Lokakarya 8 : Antara Senang, Sedih, dan Was-was
"Sesungguhnya setiap orang adalah guru sekaligus murid ..."
Sabtu, 4 Juni 2022
Saya melaju mengendarai motor dengan kecepatan di atas 60 km/jam (entah 70, 80 atau hanya 65). Yah, bagi sebagian orang mungkin masih kecepatan standar. Tapi saya sudah seperti kebakaran jenggot (meski tak punya jenggot juga sih).
Ketika berpapasan dengan kelompok CGP saya di jalan, saya tetap melaju mendahului (maaf ya genks, ada yang harus saya siapkan). Bersyukur masih ada cukup waktu sebelum Lokakarya 8 Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 3 dimulai.
Kabar duka
Belum juga di swab dan masuk kelas, saya mendapat kabar duka. Ayah dari Pak Iyan (salah satu CGP yang saya dampingi) telah berpulang kepada Dzat Yang Maha Menghidupkan (Al Hayyu) lagi Maha Mematikan (Al Mumit). Innalillahi wa inna ilaihi rooji'uun.






